Sat. Nov 28th, 2020

DCARZ

No 1 Auto Store Indonesia

Memahami Tips Jual-Beli Mobil Bekas di Pelelangan

2 min read

Membeli kendaraan bekas juga bisa dilakukan melalui rumah pelelangan. Tapi sebelum mengikuti lelang, ada baiknya untuk memahami langkah apa yang harus dilakukan.

Jika budget untuk membeli mobil baru tak mencukupi, maka mobil seken bisa jadi alernatif. Jika pintar dan teliti memilih mobil bekas pun, pembeli mungkin bisa membawa pulang mobil yang kondisinya masih bagus.

Pembelian mobil bekas pun kini semakin mudah. Bisa melalui showroom mobil bekas, marketplace, ataupun balai lelang otomotif. Hanya perlu untuk teliti saat membeli. Chief Operating Officer JBA BidWin Auction, Deny Gunawan mengatakan, ada beberapa keuntungan saat membeli melalui lelang.

“Salah satu keuntungan bertransaksi di lelang otomotif ialah mendapatkan lebih banyak pilihan kendaraan dengan harga yang lebih kompetitif dengan kondisi kendaraannya pun cukup beragam, tergantung dari alasan mengapa kendaraan tersebut dilelang,” ujar Deny Gunawan.

Mulai dari kendaraan aset perusahaan hingga stok showroom mobil baru, semua bisa didapatkan di pelelangan. Balai lelang sendiri menurutnya memastikan keamanan customernya dengan selalu melibatkan badan hukum. JBA sendiri selalu melibatkan pejabat lelang negara pada setiap acara lelang.

Nah ketika membeli kendaraan melalui pelelangan, konsumen wajib memeriksa secara langsung kondisi kendaraan dengan informasi yang tertera pada dokumen. Meskipun, balai lelang biasanya akan melakukan inspeksi kendaraan terlebih dahulu sebelum melelangnya.

Seluruh kendaraan yang akan dilelang melalui JBA misalnya, akan melalui proses inspeksi mesin kendaraan, interior dan eksterior kendaraan untuk diinformasikan kepada para calon pembeli juga untuk mendapatkan harga dasar lelang.

“Bila Anda berminat menjual kendaraan melalui lelang, Anda akan mendapatkan harga rekomendasi untuk kendaraan Anda sesuai kondisi kendaraan,” kata dia.

Lalu, pastikan dokumen lengkap dan aman. Selain mengecek kondisi kendaraan incaran sebelum lelang, sangat disarankan mengecek dokumen penting. Seperti kondisi BPKB dan tahun pajak. Begitu juga dengan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan.

“Lalu, cek-ricek harga otomotif kendaraan incaran. Pilih tempat dan jadwalkan waktu terbaik untuk mengikuti lelang agar tidak terburu-buru dalam memilih. Jika sudah menemukan lelang yang sesuai secara waktu dan tempat, cek kembali harga pasar motor, mobil, truk, atau bus yang diinginkan terlebih dahulu, dan bandingkan dengan daftar harga yang ada. Tujuannya agar Anda punya standar dan tahu batasan harga yang didapat diajukan saat mengikuti lelang,” ujarnya.

Saat lelang berlangsung, jangan terlalu agresif saat menawar. Lakukan dengan perlahan dan tunggu sejenak supaya Anda mendapat harga dan penawaran terbaik dalam membeli. Ini merupakan tahap penting supaya calon pembeli jangan sampai terbawa emosi.

Lantas bagi yang tertarik untuk menjual kendaraannya, maka hubungi saja balai lelang seperti JBA. Di sini, calon penjual akan diajak berdiskusi dan membahas perjanjian kerja sama berikut mekanisme, komisi, dan ketentuan lain terkait pelelangan.

“Setelah mencapai kesepakatan, Tim JBA akan memeriksa kendaraan yang akan dilelang sesuai dengan kondisi pada saat diterima. Tim JBA akan melihat kondisi kendaraan dan harga dasar untuk memberikan harga rekomendasi lelang. Tapi, keputusan harga dasar lelang tetap di tangan Anda. Jika kendaraan Anda laku, dalam kurun kurang dari 7 hari, dana penjualan akan langsung ditransfer,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.